Notification

×

Iklan

Iklan

Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 Bertepatan Hari Raya Wasiak, LAPAN : Fenomena Langka yang Terjadi 195 Tahun Sekali

Rabu, 26 Mei 2021 | Mei 26, 2021 WIB Last Updated 2021-05-25T16:49:45Z

ilustrasi gerhana bulan total (ShutterStock)
PAREPAREINFORMASI.COM - Fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) akan melintasi bumi pada 26 Mei atau bertepatan dengan Hari Raya Wasiak. Fenomena ini spesial, karena bersamaan dengan terjadinya Perige, yakni ketika bulan berada di jarak terdekatnya dengan Bumi.


Dilansir melalui laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Selasa (25/5), gerhana bulan kali ini disebut juga Bulan Merah Super, dimana fenomena tersebut akan berulang setiap 195 tahun sekali, dan akan kembali terjadi pada 10 Mei 2199, 21 Mei 2217, dan 16 Mei 2394.


Gerhana Bulan Total kali ini bisa disaksikan di seluruh Indonesia dari arah Timur-Tenggara (hingga Tenggara untuk Indonesia bagian timur), tanpa menggunakan alat bantu optik apapun, terletak di dekat konstelasi Scorpius. Durasi fase total gerhana kali ini cukup singkat, yakni 14 menit 30 detik.


Gerhana Bulan berwarna merah Selain tampak lebih besar dibanding biasanya, pada saat gerhana Bulan nanti, Bulan juga akan tampak merah karena pembiasaan cahaya Matahari oleh lapisan atmosfer Bumi. "Oleh karenanya, GBT kali ini disebut juga dengan Bulan Merah Super atau Super Blood Moon," keterangan Lapan di Instagram, Selasa (18/5/).


Selain berwarna merah, Lapan mengatakan, GBT pada 26 Mei juga memiliki sejumlah keunikan lain, antara lain: 

- Lebar sudutnya yang lebih besar 13,77 persen dibanding ketika berada di titik terjauhnya (apoge) 

- Kecerlangannya 15,6 persen lebih terang dibandingkan dengan rata-rata 

- Lebih terang 29,1 persen dibanding ketika apoge GBT yang akan datang itu juga bertepatan dengan detik-detik Waisak, yakni pada 15 suklapaksa (paroterang) Waisaka 2565 Era Buddha yang jatuh pada 26 Mei pukul 18.13.30 WIB, 19.13.30 WITA, dan 20.13.30 WIT.


Berikut jadwal Gerhana Bulan Total untuk wilayah Indonesia :

- Awal Penumbra pukul 15.46 WIB. Wilayah yang bisa menyaksikan Papua dan Kepulauan Aru.

- Awal Sebagian pukul 16.44 WIB. Wilayah yang bisa menyaksikan Papua, Papua Barat, Maluku kecuali Kepulauan Aru, Maluku Utara, Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, NTT.

- Awal Total pukul 18.09 WIB. Wilayah yang bisa menyaksikan seluruh Indonesia kecuali Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, sebagian Riau.

- Puncak Gerhana pukul 18.18 WIB. Wilayah yang bisa menyaksikan seluruh Indonesia kecuali Aceh, Pulau Nias, sebagian Sumatra Utara.

- Akhir Total pukul 18.27 WIB. Wilayah yang bisa menyaksikan seluruh Indonesia.

- Akhir Sebagian pukul 19.51 WIB. Wilayah yang bisa menyaksikan seluruh Indonesia.

- Akhir Penumbra pukul 20.15 WIB. Wilayah yang bisa menyaksikan seluruh Indonesia


(Tim Parepare Informasi)


×
Berita Terbaru Update