Notification

×

Andi Ina Kartika Sari Awali Safari Ramadan 1447 H di Masjid Besar Masdarul Birri Sumpang Binangae

Selasa, 03 Maret 2026 | 05.36 WIB Last Updated 2026-03-02T21:36:11Z


Parepareinformasi.com, Barru – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H. M. Si mengawali kegiatan Safari Ramadan 1447H/2026M Pemerintah Kabupaten Barru yang digelar di Masjid Besar Masdarul Birri Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Senin 2/3/2026

Kegiatan ini menjadi titik awal rangkaian Safari Ramadan tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh masjid di wilayah Kecamatan Barru, dengan kehadiran jajaran pemerintah daerah di masing-masing lokasi.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat jamaah serta pengurus masjid. Ia hadir didampingi sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Barru, diantaranya Kadis Kominfo-SP. Kasatpol PP. Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan. Asisten Administrasi Pemerintahan, Staf Ahli Bupati. Camat Barru dan Lurah Sumpang Binangae. 

Bupati mengungkapkan bahwa Safari Ramadan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menghadirkan pemerintah lebih dekat di tengah-tengah warga.

“Ramadan adalah bulan kebersamaan. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan memberi semangat bagi kita semua untuk menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena sempat tidak melaksanakan sejumlah agenda pemerintahan akibat menjalani operasi lutut beberapa waktu lalu. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati untuk terus bekerja maksimal demi kemajuan daerah.

Memasuki tahun kedua masa pemerintahan, Bupati menyampaikan bahwa sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru tercatat sebagai yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, yang menunjukkan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, Bupati menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati tidak bekerja sendiri. Di bawah koordinasi kepala daerah, terdapat para kepala dinas, para asisten, camat, lurah, hingga perangkat desa yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

Merekalah katanya yang pertama menerima, menyerap, dan menyampaikan berbagai aspirasi serta persoalan masyarakat untuk kemudian diteruskan kepada Bupati dan Wakil Bupati guna dicarikan solusi terbaik.

“Kami di tahun kedua pemerintahan ini semakin solid dan fokus bekerja. Alhamdulillah, satu tahun pemerintahan kami menunjukkan hasil yang menggembirakan,” ujarnya.

Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barru mengalami peningkatan dan menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan ekonomi yang dirasakan masyarakat secara bertahap.

Meski demikian lanjut Bupati, ia menyadari bahwa harapan masyarakat, khususnya terkait peningkatan kesejahteraan dan perluasan lapangan kerja, masih menjadi pekerjaan bersama yang terus diupayakan secara bertahap dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah. Ia menegaskan bahwa masalah sampah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Barru terus mendorong pembentukan dan penguatan Bank Sampah di seluruh desa dan kelurahan sebagai solusi konkret penanganan sampah berbasis masyarakat.

“Penanganan sampah menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Pada pertemuan awal tahun 2026 bersama Presiden, salah satu arahan utama adalah bagaimana daerah mampu mengelola sampah dengan baik,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan adanya program nasional bertajuk ASRI yang menekankan pentingnya lingkungan yang aman, sehat, rapi, dan indah, yang harus diturunkan hingga ke tingkat masyarakat.
Sebagai langkah nyata, sejak tahun lalu Bupati telah mengeluarkan edaran kepada seluruh ASN untuk melaksanakan gerakan “Rabu Bersih”, yakni kegiatan rutin membersihkan lingkungan kerja maupun lingkungan sekitar tempat tinggal.

Namun, ia berharap gerakan tersebut tidak hanya menjadi kewajiban ASN semata, melainkan menjadi budaya bersama seluruh masyarakat Kabupaten Barru.

“Kalau lingkungan bersih, kita bekerja dan beraktivitas pun nyaman. Rabu Bersih harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.

Di bidang pendidikan, Bupati menyampaikan capaian besar pemerintah daerah dalam menghadirkan program Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Program tersebut didukung anggaran sebesar Rp270 miliar dan menjadi salah satu program strategis nasional yang berhasil diperjuangkan untuk Kabupaten Barru.

Sekolah Rakyat yang berlokasi permanen di Desa Lawallu tersebut menyediakan jenjang pendidikan dari SD, SMP hingga SMA dengan konsep berasrama (boarding school). Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan hingga perlengkapan pribadi, ditanggung oleh negara.

Saat ini, telah ada 100 anak dari keluarga prasejahtera yang mengikuti program tersebut, dan secara bertahap akan terus ditingkatkan.

“Tidak boleh ada lagi anak Barru yang tidak sekolah karena alasan ekonomi. Pendidikan adalah kunci masa depan. Anak-anak inilah yang kelak siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Barru menyerahkan bantuan operasional kepada panitia amaliah Ramadhan Masjid Masdarul Birri.
×
Berita Terbaru Update