Notification

×

Pulang Kampung dengan Bersepeda dari Papua ke Palopo, Pria Ini Tetap Puasa

Sabtu, 23 April 2022 | 20.38 WIB Last Updated 2022-04-23T12:38:06Z
Foto : Dokumentasi/Parepareinformasi
PAREPAREINFORMASI.COM -- Andi Riswan Mattoreang (39) punya nyali yang tak biasa. Pasalnya, pria yang akrab disapa Ciwang ini nekat bersepeda dari Kota Merauke, Papua untuk pulang ke kampung halamannya di Kota Palopo Sulawesi Selatan  


Jarak tempuh perjalanan dari Merauke ke Palopo 2.279 kilometer jika menggunakan pesawat dengan kecepatan penerbangan 900 km/jam atau sekitar 2 jam 31 menit. Nah bagaimana dengan bersepeda?. 


Ciwang mengaku dirinya mulai bersepeda sejak November 2021, lalu. Artinya, sudah enam bulan dirinya menempuh perjalanan dari Merauke dan sampai saat ini ia tiba di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. 


"Ini touring pulang kampung sebenarnya ke Palopo," kata Ciwang di Kota Parepare, Kamis (22/4/2022). 


Tentu tak sedikit Kota dan Provinsi yang dilalui Ciwang. Mulai dari Papua, Maluku, NTT, NTB, Bali, Jawa hingga menyebrang ke Sulawesi Selatan adalah rute yang dilalui Ciwang. 


Ciwang mengaku mengeluarkan uang tak sedikit membiayai kebutuhannya selama di jalan. Ia menggunakan uang tabungannya saat kerja di pabrik kelapa sawit di Papua. 


"Hampir Rp 10 juta kayaknya uang habis selama di jalan," akunya. 


Terik mentari yang panas dan kedinginan saat hujan tak menyurutkan niatnya untuk sampai ke kampung halamannya. Bekal yang ia bawa pun seadanya. Dia hanya membawa tas berisi pakaian. Selain itu dia juga membawa jas hujan, bantal dan peralatan mandi. 


"Kalau mau makan sih di warung. Kalau mau tidur kadang di masjid, SPBU dan ada juga beberapa rumah teman yang aku lalui," kata dia. 


Setiap dua jam perjalanan Ciwang biasanya singgah beristirahat. Saat istirahat, dia memanfaatkan waktunya untuk makan, salat dan mandi. 


"Kalau siang saya istirahat biasanya dua jam baru lanjut lagi perjalanan. Kalau pagi 10 menit saja istirahatnya kemudian jalan lagi," ujar dia. 


Kendati demikian, Ciwang mengaku masih kuat menjalani ibadah puasa selama dalam perjalanan. 


"Tapi selama puasa ini kadang jalan pukul 09 atau 10 pagi," ucapnya. 


Selama dalam perjalanan, sepeda MTB yang ia kendarai tak pernah mengalami kerusakan dan hanya ganti band. 


"Saya ganti ban dua kali waktu berada di Flores, NTT," kata dia. 


Saat ditanya terkait alasannya menggunakan sepeda sampai sejauh itu, dia beralasan hanya ingin menikmati perjalanan. Bagi dia, bersepeda mengelilingi Indonesia merupakan pengalaman yang sangat indah. 


"Kalau uang sih ada, saya bisa menggunakan pesawat. Tapi bersepeda itu adalah menarik apalagi perjalanan jauh," ujar dia. 


Ciwang bekerja di salah satu pabrik kelapa sawit di Papua. Dia memilih resign dari perusahaan demi bisa pulang kampung. 


"Saya sudah jenuh di Papua apalagi dua tahun enggak bisa pulang karena pandemi COVID-19. Ke depannya saya akan membuka usaha di kampung," pungkasnya. (asm/pi) 



×
Berita Terbaru Update