Notification

×

Tak Sekadar Bagi Cokelat, Bupati Barru Tanamkan Nilai Kejujuran kepada Anak-anak

Rabu, 19 Agustus 2026 | 13.20 WIB Last Updated 2026-08-19T05:20:37Z


Parepareinformasi.com, Barru — Ada cara sederhana yang dilakukan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari untuk membuat anak-anak di Lingkungan Padongko, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, Selasa sore (18/8/2026), belajar tentang kejujuran, kedisiplinan, hingga hidup sehat.

Di sela kegiatan Operasi Kemanusiaan Kekeringan 2026 yang dilaksanakan PMI Kabupaten Barru, Bupati bersama Ketua PMI Kabupaten Barru Muhammad Yulianto Badwi menyapa dan berdialog langsung dengan anak-anak.

Pertanyaan Bupati terdengar sederhana: apakah mereka mandi setiap hari sebelum berangkat sekolah dan apakah air di rumah cukup untuk mandi.

Anak-anak pun menjawab dengan polos. Dari jawaban yang beragam itu, Andi Ina justru menjadikannya kesempatan untuk menanamkan satu nilai penting: jujur sejak kecil.

“Kalau anak-anak kecil itu, harus dari kecil belajar jujur, enggak boleh bohong,” pesan Bupati.

Dialog tersebut kemudian dikaitkan dengan kegiatan distribusi air bersih yang sedang berlangsung. Bupati menjelaskan bahwa kehadiran pemerintah bersama PMI salah satunya untuk membantu kebutuhan air masyarakat.

“Ini untuk ada air yang mau dikasih ke orang tuanya biar airnya cukup buat minum,” ujar Andi Ina.

Ia juga mengingatkan anak-anak agar cukup minum, terutama ketika cuaca panas dan musim kemarau.

Setelah berdialog, perhatian anak-anak beralih pada cokelat yang akan dibagikan Bupati.Namun, cokelat tidak langsung dibagikan.

Andi Ina terlebih dahulu meminta anak-anak membentuk barisan. Anak laki-laki dan perempuan diarahkan menempati barisan masing-masing. Mereka juga diminta tidak saling mendorong agar semua mendapatkan bagian.

“Jangan dorong-dorong, semua dapat,” kata Bupati.

Dengan sabar, Andi Ina mengatur barisan hingga anak-anak berdiri lebih rapi. Ketika mereka berhasil mengikuti arahan, Bupati memberikan apresiasi.

“Anak-anak ini pintar, mau dengar Ibu Bupati,” ujarnya.

Momen sederhana itu sekaligus menjadi pelajaran tentang disiplin dan menghargai hak orang lain.

Sebelum cokelat dibagikan, Bupati kembali mengajak anak-anak bernyanyi bersama. Kali ini, Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat menjadi pilihan.

Bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat kembali diingatkan kepada anak-anak.

Namun, Andi Ina memberikan penekanan bahwa kebiasaan tersebut bukan sekadar hafalan.

“Tidak hanya dinyanyikan, harus dikerjakan,” pesannya.

Anak-anak kemudian menyanyikan kembali tujuh kebiasaan tersebut dengan penuh semangat.

Bagi Bupati, kegiatan bersama anak-anak menjadi bagian dari pendekatan sederhana dalam membangun karakter generasi muda. Di tengah kegiatan kemanusiaan untuk membantu masyarakat menghadapi kemarau, anak-anak juga diajak memahami pentingnya hidup bersih, sehat, tertib, jujur, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Sore itu, anak-anak tidak hanya pulang membawa cokelat, tetapi juga membawa pesan sederhana dari Bupati: jujur sejak kecil, hidup sehat, tertib, dan membiasakan hal-hal baik dalam kehidupan sehari-hari.
×
Berita Terbaru Update