Notification

×

Pemkab Barru Tegaskan Komitmen Antikorupsi Lewat Talk Show Nasional BPSDM Kemendagri

Kamis, 16 April 2026 | 18.20 WIB Last Updated 2026-04-16T10:20:41Z


Parepareinformasi.com, Barru – Pemerintah Kabupaten Barru mengikuti Live Talk Show Pencegahan Korupsi yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri secara hybrid / virtual di Ruang Basic Kantor Bupati Barru, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, serta dihadiri oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Barru, A. Syarifuddin, bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Barru.

Mengusung tema “Kepemimpinan Berintegritas: Antara Godaan Kekuasaan dan Amanah Rakyat”, talkshow ini menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kemendagri. Dialog nasional ini menjadi ruang refleksi bersama bagi pemerintah daerah dalam memperkuat komitmen pencegahan korupsi di tengah meningkatnya tantangan tata kelola pemerintahan.

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, menegaskan bahwa integritas seorang pemimpin berangkat dari komitmen moral saat mengucapkan sumpah jabatan. Ia mengingatkan bahwa amanah jabatan harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran akan pengawasan, baik secara institusional maupun spiritual.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono, menekankan bahwa integritas adalah keselarasan antara kata dan perbuatan. Hal ini diperkuat oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, Sang Made Mahendra Jaya, yang menyebut bahwa ujian kepemimpinan kerap hadir dalam situasi tanpa pengawasan, sehingga nilai kejujuran dan konsistensi menjadi kunci utama.

Dalam talk show tersebut juga dipaparkan tren meningkatnya kasus korupsi kepala daerah di awal 2026, termasuk sejumlah Operasi Tangkap Tangan (OTT). KPK mengidentifikasi tiga sektor yang paling rawan, yakni perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta perizinan—yang selama ini menjadi titik rawan praktik suap dan gratifikasi.

Selain itu, penguatan sistem pengawasan melalui peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta penerapan digitalisasi layanan publik menjadi strategi utama dalam menutup celah korupsi. Transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dinilai harus berjalan beriringan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Melalui keikutsertaan ini, Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmen tanpa kompromi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Di bawah kepemimpinan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, seluruh jajaran didorong untuk tidak sekadar memahami pencegahan korupsi, tetapi mengimplementasikannya secara nyata dalam setiap lini pelayanan dan pengambilan kebijakan.

Pemkab Barru juga menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam penyelenggaraan pemerintahan. Penguatan pengawasan internal, transparansi anggaran, serta percepatan digitalisasi layanan publik akan terus diakselerasi sebagai langkah konkret menutup celah penyimpangan.

Lebih dari itu, komitmen ini menjadi gerakan bersama seluruh perangkat daerah untuk menjunjung tinggi amanah rakyat, menjaga kepercayaan publik, dan memastikan setiap program pembangunan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. 
Barru menempatkan integritas bukan sekadar slogan, tetapi sebagai prinsip kerja yang wajib ditegakkan oleh seluruh aparatur.
×
Berita Terbaru Update