Parepare - Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare resmi memasuki fase seleksi lanjutan.
Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) mengumumkan hanya empat pejabat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melangkah ke tahap berikutnya.
Nama-nama yang lolos merupakan figur yang telah lama malang melintang di lingkup birokrasi Pemkot Parepare, di antaranya Budi Rusdi– Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Dikenal luas berkat perannya dalam pembangunan infrastruktur kota. Amarun Agung Hamka, S.STP., M.Si – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, sekaligus Penjabat Sekda Parepare saat ini. A. Wisnah T, M.Si – Kepala Dinas Perdagangan, dengan rekam jejak di sektor ekonomi dan pemberdayaan UMKM. Adi Hidayah Saputra, S.STP – Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Termasuk pejabat muda dengan kompetensi menjanjikan.
Seleksi tahap berikutnya dijadwalkan mulai 18–19 September 2025 berupa assessment kompetensi di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Sulsel, Makassar. Disusul dengan penulisan makalah pada 19 September dan wawancara kompetensi oleh Panitia Seleksi pada 22 September 2025 di Auditorium BJ Habibie, Kota Parepare.
Kursi Sekda bukan sekadar jabatan administratif. Ia merupakan motor penggerak utama pemerintahan, jembatan antar-organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus figur sentral dalam menjaga kesinambungan kebijakan.
Ketua Panitia Seleksi, Jufri Rahman menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat, transparan, dan berdasarkan meritokrasi.
“Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Seluruh proses dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan, dan masyarakat dapat memantau perkembangan seleksi melalui website resmi Pemkot maupun BKPSDM Parepare,” tegasnya.
Kini, publik menantikan siapa di antara keempat kandidat tersebut yang dinilai paling layak untuk menduduki jabatan strategis sebagai Sekretaris Daerah definitif Kota Parepare.
Dengan latar belakang dan pengalaman masing-masing, keempat kandidat membawa harapan dan tantangan tersendiri. Hasil akhir seleksi akan menjadi penentu arah baru birokrasi Parepare ke depan. (*)
